Selasa, 17 April 2012

pertolongan luka bakar


Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar


Luka bakar merupakan suatu kelainan akibat trauma terkena api, air panas atau air keras, apapun yang menyebabkan kulit rusak. Berat ringannya luka bakar tergantung pada luas jaringan tubuh yang terkena dan kedalaman luka tersebut.
Luka bakar dapat dibagi tiga :
Derajat Pertama:
Kerusakan hanya terjadi di permukaan kulit (episdermis) dan tidak memerlukan perawatan khusus. Misalnya: kulit terbakar akibat berenang.Kulit akan tampak kemerahan dan terasa nyeri.
Derajat dua:
Bisa bersifat dangkal dan dalam. Pada kerusakan kulit yang dangkal (episdermis-dermis), biasanya kulit tampak kemerahan, nyeri dan ditandai dengan gelembung air. Asal bebas dari infeksi sebelum 3 minggu akan sembuh dengan sendirinya. Sementara jika kerusakan kulit terjadi lebih dalam, diperlukan tindakan, sulit sembuh sendiri. Kalaupun sembuh sendiri akan memakan waktu berbulan-bulan dan meninggalkan cacat seperti jaringan parut (keloid).
Derajat tiga:
Kerusakannya lebih dalam dari jaringan kulit sekitarnya dan lebih berat (dari endodermis sampai ke tulang). Kulit berwarna pucat, keabu-abuan dan pada lapisan kulit yang terkena trauma tampak eskar (koagulasi protein). Bila kulit yang terbakar tidak diangkat akan menimbulkan cacat.
Tindakan Pertolongan
Tindakan pertama yang harus dilakukan ketika kulit terkena panas (api, air panas) adalah mendinginkan luka tersebut, dengan menyiramnya dengan air dingin. Langkah berikutnya, keringkan, beri antiseptik, tutup dengan kasa steril, bawa ke rumah sakit. Dengan catatan bila terjadi pelepuhan, jangan dipecahkan.
Menghadapi Luka Bakar Ringan
Jangan lupa untuk lepaskan semua perhiasan dan pakaian yang menutupi daerah kulit yang terbakar, karena daerah tersebut dapat terjadi pembengkakan dan pakaian dapat menempel hingga mengakibatkan kerusakan yang lebih berat. Jika luka bakar itu terasa sangat sakit, mungkin itu hanya mengenai permukaan kulit saja. Anda harus segera mengurangi rasa sakit itu dengan mendinginkannya dengan air selama 10 menit, atau lebih jika rasa sakit itu masih ada. Berikan Betadine 0,5% (antiseptik lokal) lalu tutupi luka bakar itu dengan kain steril.
Setelah pertolongan pertama diberikan, bawalah korban segera ke dokter atau ke ruang gawat darurat di rumah sakit terdekat.

Menghadapi Luka Bakar Berat
Pada prinsipnya, harus diperhatikan tentang gangguan saluran pernafasan dan cara bernafas si korban apakah ada gangguan, serta kenali tanda-tanda syok: nadi lemah, bibir serta ujung jari tangan dan kaki pucat kebiruan.
Apabila luka bakar terjadi pada sebagian besar tubuh korban seperti, tangan, paha, atau dada, maka dapat menimbulakan syok dan harus segera dibawa ke rumah sakit. Baringkan si korban, lebih baik di atas karpet atau alas kain untuk mencegah bagian kulit yang terbakar menyentuh lantai.
Jika memungkinkan, lepaskan cincin, jam tangan atau baju yang ketat sebelum kulit yang terbakar itu membengkak. Untuk luka bakar berat jangan coba untuk melepaskan apapun yang melekat pada luka yang terbakar. Hubungi ambulans atau bawa si korban ke ruang gawat darurat di rumah sakit terdekat. Jangan lupa untuk menutupi kulit yang terbakar tersebut dangan kain yang bersih dan tidak berbulu. Pasang kain tersebut dengan baik.
Sementara untuk luka bakar pada wajah, buatlah topeng dengan menggunakan sarung bantal yang bersih dengan membuat lubang untuk bagian hidung, mulut dan mata.
Menghadapi Kecelakaan Akibat Kembang Api
Jangan sampai lalai saat Anda ataupun anggota keluarga yang berada dibawah umur bermain kembang api, karena setiap saat bahaya mengintai Anda sekeluarga. Karena kesalahan ataupun penyalahgunaan kembang api dapat berakibat banyak orang menderita luka-luka bahkan sampai meninggal, setiap tahunnya. Luka yang terjadi akibat dari panas kembang api yang luar biasa, yang biasanya mengenai organ penting seperti daerha mata, kepala, lengan, tangan dan kaki, hingga mampu menyebabkan kebutaan, goresan luka (laserasi), amputasi hingga luka bakar serius yang meninggalkan cacat luka parut sepanjang hidup.
Jika Anda terbakar kembang api, tangan atau bagian yang terbakar cuci dengan air dingin yang mengalir dan bersihkan dengan sabun, lalu berikan salep antiseptik topikal (seperti Betadine salep untuk luka bakar). Jika terjadi lepuhan pada kulit, biarkan saja lalu kompres basah atau dingin. Jika luka bakar itu parah bawalah ke rumah sakit.
Bila Percikan Api atau Air Panas Mengenai Mata
Segara bilas mata dengan air dingin, selama 10 menit. Apabila Anda merasa ada benda asing yang melekat di bola mata, sangat tidak dianjurkan untuk mencoba mengambil benda tersebut. Tutup mata tersebut dengan kain steril dan bersih. Bila mata terluka Anda harus segera mencari pertolongan tenaga medis terdekat.
Yang paling bijaksana adalah menjaga sikap waspada, jangan sampai hari bahagia berubah menjadi musibah yang akan menimbulkan penyesalan.
Gizi, kesehatan adalah faktor penting dalam kehidupan manusia, bangsa dan negara. Tinggi rendahnya taraf gizi dan keadaan sosial serta tingkat perkembangan ekonomi masyarakat saling mempengaruhi. Upaya perbaikan gizi di Indonesia menduduki peranan penting dalam pembangunan. Berbagai program pemerintah telah dilakukan dalam upaya membangun manusia seutuhnya menuju tinggal landas di tahun 2000. Taraf gizi, kesehatan anak balita adalah salah satu faktor yang mempengaruhi pembangunan suatu negara. Karena anak adalah generasi penerus bangsa dan negara, sehingga merupakan sumber daya yang sangat penting.

WHAT SHOULD YOU HAVE IN YOUR FIRST AID BOX?


firsta2.jpg
Keadaan darurat bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Karenanya sediakanlah selalu kotak P3K (Pertolongan Pertama pada Kecelakaan) dimanapun Anda beraktivitas. Di rumah, di kantor, di mobil, ataupun pada saat melakukan camping. Hal ini berguna untuk meminimalisir rasa sakit yang dialami korban.
Apa saja yang sebaiknya Anda miliki di dalam kotak P3K Anda?
  1. Obat sakit kepala dan demam, seperti aspirin, paracetamol, ataupun acetaminophen (untuk anak-anak). Siapkan juga thermometer untuk mengukur suhu tubuh.
  2. Obat luka akibat terkena benda tajam dan luka bakar, seperti perban, plester, dan betadine.
  3. Obat diare dan pencegah dehidrasi, seperti oralit.
  4. Obat batuk dan flu, baik untuk batuk kering dan berdahak.
  5. Obat maag.
  6. Obat alergi, terutama yang mengandung antihistamin.
  7. Minyak/balsem penghangat, misalnya minyak angin, minyak kayu putih, minyak tawon, atau minyak telon.
  8. Bedak/lotion penghilang gatal.
  9. Cotton bud untuk membersihkan luka kecil.
  10. Antiseptik dan antibiotik.
  11. Sabun antiseptik dan alkohol sebagai pembersih luka.
Obat-obatan di atas tentu saja sebaiknya obat yang cocok dengan Anda. Karena setiap orang memiliki respon yang berbeda terhadap obat. Jika Anda lebih menyukai obat-obatan alami dengan alasan meminimalisir jumlah zat kimia yang masuk ke dalam tubuh -seperti saya-, Anda dapat mengganti obat-obatan kimia di atas dengan obat-obatan alami tersebut. Contohnya, perasan daun jambu biji sebagai pengganti obat diare atau perasan daun kembang sepatu untuk demam (~ ini mainan sekaligus obat alternatif untuk demam di waktu saya kecil dulu ~). Permasalahannya, obat-obatan alami seperti ini tidak tahan untuk jangka waktu yang lama. Sebagai antisipasi, Anda lebih baik menanam tanaman sumber obat tersebut di halaman rumah. Selain sebagai hipotik hidup, tentu saja juga bisa mengasrikan rumah Anda.


Semoga bermanfaat. :-)
Sumber: Wanita Indonesia edisi 848/minggu ke empat juli 2007

TENTANG CINTA

Kemarin ini salah seorang sahabat memberi saya sebuah syair tentang do’a seorang pencinta kepada Tuhan-nya. Nice. Sebagian dari Anda mungkin cukup familiar dengan syair ini. Mmm, rasanya dulu saya juga pernah baca di mana… gitu. Okay, saya cuplik di sini aja ya, biar Anda tak penasaran.
JIKA AKU JATUH CINTA
Ya Allah, jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu, agar bertambah kekuatanku untuk menyintai-Mu
Ya Muhaimin, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya bertaut pada-Mu agar tidak jatuh aku dalam jurang cinta nafsu
Ya Rabbana, jika aku jatuh hati, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling daripada hati-Mu
Ya Rabbul Izzati, jika aku rindu, rindukanlah akau pada seseorang yang merindui syahid di jalan-Mu
Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu, janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhir-Mu
Ya Allah, jika aku jatuh hati pada kekasih-Mu, jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia kepada-Mu
Ya Allah, jika Kau halalkan aku merindui kekasih-Mu, jangan biarkan aku melampaui batas sehingga melupakan aku pada cinta hakiki dan rindu abadi hanya kepada-Mu
Amin. It’s nice, isn’t it? Cuma saya agak sedikit bingung sih dengan baris nomor dua terakhir.  Perjalanan panjang menyeru manusia padaMu? Maksudnya apa ya?
Well, kalo ngomongin love alias cinta mah gak ada matinya. Sayangnya, sekarang makna cinta itu lebih diidentikkan dengan hubungan antara dua orang yang sedang kasmaran.  Padahal cinta kan  gak sesempit itu. Cinta itu universal sekali. Kasih sayang seorang ibu pada anaknya juga wujud dari cinta kan?
Ngomong-ngomong soal puisi cinta nih, dari dulu waktu SMA saat pertama kali mendapat puisi ini sampai sekarang bahkan sampai hidup saya berakhir kayaknya, saya sukaaaaaaa sekali dengan puisi SJD (Sapardi Djoko Darmono, I mean) Aku Ingin. Saya rasa Anda yang sebentar lagi akan membaca puisi ini, pasti akan memiliki perasaan yang sama dengan saya. Okay, check this one.
Aku Ingin - by SJD
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada

Indah ya? Hanya 6 larik saja. Tapi maknanya sangat dalam. Melebihi senandung cinta yang sering wara-wiri di TV. Betapa cerdasnya SJD yang bisa menggambarkan perasaan cintanya hanya dalam 6 larik saja. What a beautiful poem! Tak hanya puisi ini, boleh dibilang, saya sangat menyukai karya-karya SJD yang menyentuh dan bermakna.
Lho kok malah jadi ngomongin puisi yah?
Ah, gapapa. Bukannya tulisan saya ini diawali dengan sebuah syair juga? Ah, jadi ingat masa-masa dulu nih. Saya suka sekali dengan puisi plus deklamasinya juga. Makanya dulu waktu SMA jadi tertarik dengan teater, sayangnya latihan teater kami hanya bisa sampai beberapa kali. Kalo gak salah sampai latihan vokal.
O iya, mungkin ada di antara Anda yang pernah baca puisi Taufik Ismail yang Salju Putih? Saya lupa-lupa ingat. Saya pernah baca puisi itu di buku pelajaran Bahasa Indonesia waktu SMA dulu. Itu juga sekali. Lupa lagi. Saya ingat, saya juga suka puisi itu. Kalo gak salah cuma beberapa larik saja dan pernah dinyanyikan oleh Bimbo dulu. Duh, apa ya? Mm, harus cari lagi nih sepertinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PopotoaN Idea